Ternak Lele Dengan Pakan Organik

Pakan-ternak-lele-organik

Beternak lele dengan pakan organik lebih murah dan hemat dibanding dengan membeli pakan / pelet dari toko selain harganya mahal semakin hari juga harganya terus mengalami kenaikan sehingga peternak jarang sekali mendapat untung dan akhirnya malas bahkan banyak yang gulung tikar. Untuk itu kami sebagai Mitra HCS ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang beternak lele organik tanpa beli pakan / pelet dengan biaya yang lelatif murah dan terjangkau hasilnya tidak kalah dengan beternak lele dengan cara biasa. Oke mari kita mulai pembahasan tentang ternak lele pakan organik.

Cara pembuatan pakan ternak lele dengan fermentasi :

1.    Pembuatan pakan ternak lele untuk 1 – 29 hari

A.   Bahan – bahan yang diperlukan Antara lain :

(1)  Kotoran ternak yang diberi pakan fermentasi SOC (90%)
(2)  Limbah sayuran (5%)
(3)  Ampas tahu (5%)
(4)  Gula pasir (1 ons)
(5)  Bakteri matrix direkomendasikan SOC HCS (20 tutup)

B. Cara pembuatan pakan fermentasi

Campurkan semua bahan : kotoran ternak, limbah sayuran dan ampas tahu aduk sampai rata tambahkan larutan air + SOC yang ditambah gula (Dengan perbandingan 15 lt air : 5 tutup SOC : 200 gr gula pasir) kedalam semua bahan lalu masukan kedalam karung goni dan ditutup rapat dengan perpal diamkan selama 24 jam (buat sebanyak 6 karung goni untuk 1 kolam). Setelah itu bahan yang telah di fermentasi dimasukan air kolam dengan ketinggian 30 cm , untuk memicu pertumbuhan plankton sebagai makanan alami ikan. Setelah 15 hari dalam kolam, maka air kolam telah dipenuhi oleh plankton yang cukup untuk persediaan pakan alami sampai 29 hari dan benih siap ditebarkan dalam kolam. Jangan lupa, sehari sebelum benih ditaburkan, berikan larutkan SOC HCS dengan perbandingan : per 2 m³ dengan 1 tutup botol SOC.

C. Cara menaburkan benih kedalam kolam dengan pakan fermentasi :

Siapkan 3 ember, ember pertama diisi larutan formalin/alkolhol 20% ditambah air secukupnya, ember kedua isi larutan SOC ditambah air secukupnya (perbandinga 1 tutup botol SOC : 20 lt air), ember ketiga diisi dengan air kolam yang akan ditabur dengan benih lele.caranya sebagai berikut:

  1. Siapkan benih lele yang akan di tebar, angkat air dengan saringan ikan
  2. Secepatnya celupkan ke dalam air larutan formalin/alcohol 20%
  3. Lalu celupkan pada ember ke 2 dengan larutan SOC HCS, lalu angkat.
  4. Masukkan ke dalam ember ke tiga yang berisi air kolam dengan tujuan agar benih secepatnya bisa menyesuaikan diri dengan suhu air kolam.
  5. Masukkan perlahan ke dalam kolam pembesaran.
  6. Anda tak perlu memberi makanan apapun sampai 29 hari, kecuali menaburkan SOC HCS pada minggu ke-2 dan ke-4.
  7. Setelah umur 29 hari, angkat ke enam karung tersebut dan ganti dengan yang baru, dan kedalaman air ditambah sekitar 20 cm.

2.    Pembuatan Pakan Ternak Lele umur 30 hari sampai panen

a.   Bahan-bahan untuk mebuat pelet apung :

  1. Kotoran ternak yang sudah menggunakan SOC (35%)
  2. Ampas tahu (25%)
  3. Bekatul (25%)
  4. Dedaunan (5%)
  5. Terasi (10%)
  6. Gula pasir (100 gr)
  7. Bakteri matrix SOC HCS ( 10 tutup)

b.   Cara pembuatan pelet Apung

Masukkan semua bahan kedalam bak tambahkan larutan SOC (dengan perbandingan 3 tutup SOC : 10 lt air) aduk-aduk dan diamkan selama 24 jam untuk proses fermentasi. Setelah jadi pakan siap di berikan. Untuk lebih jelasnya tonton dulu video berikut ini :

Cara pemanenan ternak Lele Organik

Lele organik siap dipanen pada minggu kedelapan. Cara pemanenan lele organik sama halnya dengan pemanenan lele biasa alias tidak ada perlakuan khusus.

Keuntungan Ternak Lele Dengan Pakan Organik :

  1. Hemat biaya pakan dan perawatan
  2. Bobot ikannya lebih berat dan harga jualnya lebih tinggi
  3. Kolam lebih bersih dan tidak bau
  4. Air kolam tidak perlu diganti
  5. Rasa ikannya lebih gurih dan aman bagi kesehatan
  6. Nilai gizinya lebih tinggi dan rendah kolesterol
  7. Air bekas ternak lele dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik
  8. Memberi  berkah bagi peternak lain karena memakai kotoran ternak sapi, kambing maupun ayam.

Kenapa ternak ikan lele pakan organik lebih hemat biaya? sebab harga pakan lele pabrikan yang berbentuk pelet harganya terus mengalami kenaikan, saat ini sudah di atas Rp.8.000 . Sedangkan membuat sendiri pakan lele organic, hanya perlu biaya kisaran Rp.2.000 per kilogram. Perbandingan : Untuk 1 ton ikan lele siap konsumsi, pakan yang dibutuhkan jika menggunakan pelet bisa mencapai 1 ton. Sedangkan jika menggunakan pakan organik Cuma membutuhkan sekitar 230 kilogram.

Kenapa dengan ternak lele pakan organik lebih berbobot dibanding yang biasa? Sebab dilihat dari hasil Satu kilo gram ikan lele non organik, umumnya isinya berjumlah 8 sampai 9 ekor. Sedangkan lele organik jumlah perkilo gramnya hanya 7 sampai 8 ekor, dengan besaran fisik yang sama.

Masih penasaran bagaimana ternak ikan lele organik, kuncinya yaitu gali terus ilmunya, paktekkan pengalamannya dan kalau sudah bisa amalkan ilmunya insyallah tambah barokah.

Bagi rekan-rekan peternak maupun calon peternak yang ingin mendapatkan bahan bakteri matriknya (SOC HCS) bisa Anda dapatkan hanya di Stockist HCS !

5 gagasan untuk “Ternak Lele Dengan Pakan Organik

  1. Suharyono

    Pembuatan pakan ini, untuk berapa ukuran kolamnya ? dan berapa ribu ekor lele ?

    komposisi bahannyapun berapa ? misal kotoran sapi berapa kg ? ampas tahu berapa kg ?

    trims

    Balas
  2. mardiyah

    Kalau ukuran kolam 1.5 x 1.5 berapa karung goni yg diletakan pak berapa jumlah bibit yg ditebar, komposisi untuk ditaruh dikolam seperti apa ( ukurannya perbandingan bahan yg didalam karung goni ). N terakhir untuk ukuran perbandingan pembuatan pakan peletnya seperti apa, jawabannya saya tunggu pak, maaf kalau terlalu banyak pertanyAannya.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>