Kesalahan yang sering terjadi pada penggemukan Kambing dan domba pola HCS

Dalam penggemukan kambing dan domba pola HCS ada baiknya memahami dan menghindari hal-hal berikut ini ;

sukses-ternak-kambing

  1. PK kurang dari 18 %
    Kadang kita sudah cape-cape memelihara tapi ko kambing/domba yang kita pelihara tidak ada kenaikan dalam bobotnya, masih tetap kurus saja kemungkinan ada kesalahan yang dalam pemberian pakan karena kambing akan optimal dalam pertumbuhan dengan takaran PK 18% kurang dari itu pertumbuhan kambing/domba akan lambat.
  2. Pemilihan bibit Yang bukan Gen pedaging.
    Ketika kambing/domba yang kita pelihara mau makan dan nafsu makan juga meningkat tetapi peningkatan tubuhnya tidak sebanding dengan makanan yang masuk dalam tubuhnya, jika ini terjadi kemungkinan besar bibit kambing atau domba kita bukan gen pedaging dengan ciri-ciri diumur 6 bulan  bobotnya kurang dari 18 kg, bisa juga umur bakalan kambing/domba kurang dari 6 bulan saat kita beli ini juga memperlambat pertumbuhan waktu penggemukan.
  3. Pembuatan pakan yang tidak MAMEL
    Pada pembuatan pakan yang tidak mamel maka akan mengakibatkan kambing menurun selera makannya karena pakan yang diberikan sifatnya membusuk atau asam jadi kambing/domba enggan untuk memakannya, makanan fermentasi kambing yang baik itu sifatnya lapuk sehingga mudah dan enak dimakan serta bagus dicerna dalam rumen kambing/domba.
  4. Pakan yang kurang Variatif
    Bahan pakan yang kita buat kurang bervariatif bisa juga kambing/domba merasa bosan, hal ini bisa kita atasi dengan mengganti bahan serat dan sesering mungkin kita kasih hijauan
  5. Kurang pemahaman masalah penyakit kambing
    Penyakit kambing/domba memang sangat penting dalam hal beternak, kita sangat dianjurkan dalam memahami tentang penyakit kambing, penyakit kambing bisa kita deteksi dini dengan pengetahuan mengenal ciri-ciri tentang penyakit kambing dan jika kambing kita mengalami sakit sesegera mungkin melakukan tindakan untuk pengobatan. Ini juga merupakan faktor yang sangat penting dalam penggemukan kambing.
  6. Tidak menjalankan masa transisi yang baik.
    Perubahan kambing dari makan rumput ke makan fermentasi memang sulit dilakukan, kadang kita sudah melakukan dengan urutan yang benar namun belum juga dapat mau makan pakan fermentasi kemungkinan besar ada kesalahan dalam kreteria diatas tentang kesalahan-kesalahan yang sudah kita bahas.
  7. Ngeyell hahaha
    Kaya kambingnya…

Itulah kesalahan yang sering terjadi dalam menjalankan penggemukan kambing/domba, lebih teliti lebih baik, hindari rugi materi, rugi waktu, rugi tenaga dengan melaksanakan anjuran para peternak pola HCS yang sudah berpengalaman. Selamat mencoba dan success.

1 thought on “Kesalahan yang sering terjadi pada penggemukan Kambing dan domba pola HCS”

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *