Cara Membuat Pakan Lele Apung

bahan-pakan-lele-apungSebelum mulai membuat pakan lele apung untuk umur  untuk umur 30 hari sampai panen kita harus mempersiapkan kotoran ternak / veses yang sudah menggunakan pola HCS dalam pemeliharaanya atau kita bisa ternak sendiri untuk memenuhi kebutuhan pakan lele. Ternak bisa berasal ternak sapi, kambing maupun ayam yang nantinya kita gunakan sebagai bahan utama membuat pelet ikan lele. Kotoran ternak yang sudah mengguanakan pola HCS yaitu SOC sangat bagus karena dalam kandunganya akan memicu pertumbuhan mikro plankton yang sangat berlimpah dan memikili gizi tinggi bagi ikan lele sehingga akan mempercepat pertumbuhan dan panen juga lebih meningkat serta menghemat biaya pakan yang selama ini jadi kendala.

Baiklah mari kita mulai cara membuat pakan lele apung untuk usia 30 hari sampai panen yaitu dengan cara-cara sebagai berikut :

Bahan-bahan untuk membuat pakan lele:

  1. Feses ternak yang sudah pakai SOC 30%
  2. Ampas tahu/bungkil kedelai 15%
  3. Tepung ikan (bisa pakai kepala udang) 10%
  4. Katul/dedak halus 25%
  5. terasi (direbus hingga mendidih) 10%
  6. Tepung daun (bisa pakai sisa sayuran pasar) 5%
  7. Bulu ayam (haluskan) 5%
  8. SOC
  9. Gula pasir

Cara membuat pakan lele apung

Setelah didapat ukuran bahan baku yang pas tersebut di atas, campur semua bahan baku sampai tercampur benar. larutkan SOC 1 tutup (untuk 10 kg bahan) ke dalam air secukupnya tambahkan gula pasir sebanyak 2 sendok makan diamkan selama 15 menit lalu campurkan ke semua pahan sampai rata dan setelah dicampur dalam keadaan memel diteruskan proses fermentasi selama 24 jam. pakan siap diberikan pada lele. agar lebih awet cetak pelet dengan menggunakan gilingan daging dan dijemur sampai kering pada hari itu juga.

pelet-lele-apungSemua bahan dalam bentuk tepung dan kering kecuali ampas tahu/bungkil kedelai harus dalam kondisi basah yang berguna sebagai perekat. Ampas tahu dan tepung bulu ayam ini juga berguna agar pellet bisa mengapung.  Tambahkanlah tepung kepala udang untuk membuat ikan suka memakan pellet tersebut, karena aroma tepung kepala udang disukai oleh ikan. Menurut pelatih, jika akan menggunakan tepung ikan, janganlah memakai ikan asin tapi pakailah ikan biasa yang dikeringkan untuk kemudian dibuat tepung

Gampang bukan! Silakan ada coba mungkin pengalaman ini bermanfaat bagi Anda para peternak lele karena semakin rendah biaya pakan otomatis keuntungan akan semakin meningkat pula. SOC HCS bisa anda dapatkan di Stockist HCS atau para mitra HCS atau langsung menghubungi kontak kami, silakan order sekarang juga.

28 thoughts on “Cara Membuat Pakan Lele Apung”

    1. Jika dana mencukupi silakan membeli mesin pencetak pelet apung, jika tidak minimal pakai gilingan daging.
      untuk mendapatkan bulu ayam silakan mendatangi penjual ayam potong di pasar.

  1. Pak,untuk bulu ayam supaya jadi tepung gilingnya pakai gilingan apa ya?.Njenengan brebesnya mana? barangkali dekat,jadi bisa langsung belajar.

  2. Kalau kotoran ternaknya bukan pola hcs…bgaimana pak…untuk membuat pelet apung???
    So’alnya di daerah saya belum ada yang ternak sapi ataupun kambing dengan menggunakan pola hcs tersebut pak..

  3. Kalo kotoran sapi yg tidak mengandung unsur HCS SOC bagaimana pak? Soalnya daerah saya para peternak kambing dan sapi yang sudah memakai HCS SOC pada gagal ternaknya kurus semua, ketika saya tanya ke mereka siapa yang punya kotoran sapi yang mrngandung SOC malah saya di ketawain ama mereka2 yang udah pernah menjadi korban HCS SOC, apakah bisa kalau kotoran sapi 10 kg tanpa unsur SOC saya sirami 1 liter SOC yang seharga 100ribu dan kotoran tersebut saya olah menjadi pelet?

      1. Untuk kotoran ternaknya yang masih biasa bisa digunakan gk pak…. Maksudnya yg belum mengandung unsur SOC….. Mohon penjelasanya pak.. /Yg mengandung unsur SOC itu yang bagaimana pak

  4. gan..sy mau tanya,semua bahan yang sudah sy aduk hingga memel kemudian langsung di cetak pakek cetak pelet apa di giling dulu pakek gilingan tepung ikan..mhn penjelasannya gan…oya..jika mau beli penggiling pelet kira2 berapa harganya ..mhn di info

    1. sesudah pengadukan bahan tersebut di fermentasi dulu selama 24 jam, baru dicetak menjadi pelet, jemur sebentar pakan siap diberikan dan disimpan.

    1. ampas tahu bisa diganti dengan ampas kecap, bungkil kedelai, susu bs, daun turi, lamtoro, azolla dll
      untuk ampas ketela itu bisa dipakai sebagai pengganti dedak karena sama-sama mengandung karbohidrat bukan protein.

  5. Pak bhan ni gmn. Bekatul, jagung bungkil, bungkil kedelai, tepung ikan, susu, tepung Aci/tapioka, gmn pak ? Apa sudah bisa mengapung, kalau blum bisa,perlu tambah apa dan yg di kurangi apa, dan proses yg benar gimana pak.???????

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *