Cara Budidaya Singkong Organik HCS

cara-budidaya-singkong-organikSingkong merupakan salah satu bahan pangan yang dapat diolah menjadi berbagai atau aneka jenis makanan maupun bahan baku untuk industri pangan. Misalnya saja, jika singkong dilakukan perajangan dan digoreng maka dapat menghasilkan makanan yaitu keripik singkong. Selain itu, singkong juga dapat anda olah menjadi tepung singkong karena dalam ubi singkong pun mengandung pati yang cukup tinggi. Nah, untuk itu, sangat bagus jika anda memilih untuk melakukan budidaya singkong melihat peluang pasar yang memiliki potensi sangat bagus.

Budidaya singkong (Cassava)atau yang biasa disebut dengan ubi kayu semakin diminati masyarakat. Hal ini seiring dengan perkembangan industri pangan yang ke depan semakin cerah dengan bahan baku tepung topioka yang menggunakan bahan dasar singkong..

Alasan lain bahwa perlu dilakukan budidaya singkong secara organik yaitu mengenai daya konsumsi masyarakat di mana masyarakat cenderung konsumtif terhadap makanan yang bebas residu kimia beracun. Selain itu, singkong ini dapat di jual di pasar dengan mudah baik untuk kalangan ekonomi menengah ke bawah hingga menengah ke atas dengan kata lain, singkong aka ubi kayu dapat anda peroleh dengan mudah dengan harga yang terjangkau. Terlebih jika produk budidaya yang anda lakukan adalah memakai teknik organik.

Seperti yang kita ketahui , tentang pasar bebas di regional ASEAN khususnya dan ASIA , ini semakin membawa potensi pertanian organik lebih cerah , Karena persyaratan utama untuk dapat menembus pasar bebas , produk pertanian kita harus bebas dari sisa-sisa kimia . Karena mayoritas penduduk indonesia adalah kaum petani yang sudah akrab dengan penggunaan pupuk anorganik (KIMIA)  Kini adalah saat yang tepat untuk beralih ke pertanian yang berbasis alam, yaitu pertanian dengan sistem Organik.

Apabila anda tertarik dengan budidaya singkong organik, perlu anda ketahui bahwa tanaman pangan singkong dapat anda panen dalam waktu minimal 6 bulan. Dalam satu kali musim tanaman, dapat diperoleh rata-rata sekitar 3 kg per pohon dan untuk singkong gajah dapat dihasilkan hingga 6 kg per pohon (cara tanam anorganik). Jika pertanian ini dilakukan dengan metode organik yang benar maka dapat menembus angka maksimal per pohon potensi panen. Anda dapat menentukan varietas mana yang akan anda pilih sebelum melakukan budidaya singkong.
Langkah awal budidaya singkong seperti halnya dengan budidaya ubi jalar. Sistem penanaman dilakukan dengan stek yang dapat anda lakukan dengan menanam batang pohon singkong. Memang cukup sederhana dalam memulai budidaya singkong, tetapi lahan yang anda gunakan, sebelum anda lakukan penanaman, sebaiknya anda melakukan olah tanah secara organik atau melakukan penggemburkan terlebih dahulu. Hal ini untuk mempermudah pertumbuhan akar dari batang baru pohon singkong yang ditanam.

Setelah dilakukan penanaman bibit, sebenarnya tidak memerlukan perawatan khusus. Namun, untuk hasil yang lebih bagus, tentunya diperlukan beberapa hal yang meliputi pengairan, pemupukan menggunakan pupuk cair organik, penyiangan dan juga pengendalian terhadap hama dan penyakit dengan metode pestisida & fungisida organik. Untuk tanaman singkong, memang memiliki kelebihan di mana tanaman ini jarang terserang hama ataupun penyakit yang mengganggu kualitas ubi singkong yang dibudidayakan dengan sistem Organik.

Pengairan, pemupukan dan penyiangan ditujukan untuk meningkatkan produktivitas dari tanaman singkong. Pemupukan dapat anda lakukan dengan pupuk organik ( BOKASHI ) : baca juga Cara Membuat Bokasi yang bebas dari senyawa kimia berbahaya, sedangkan untuk penyiangan dapat anda lakukan secara berkala jika pada lahan yang anda gunakan untuk budidaya singkong tersebut mulai ditumbuhi tanaman pengganggu. Pengairan dapat anda lakukan ketika tanah mulai kering karena tanaman singkong tidak begitu membutuhkan banyak air. Kelebihan air justru menyebabkan ubi singkong akan mudah membusuk.

Video Testimoni budidaya singkong organik

Demikian uraian yang dapat admin berikan mengenai Potensi budidaya singkong Organik. Semoga dapat memberikan manfaat dan gambaran kepada anda mengenai beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan budidaya singkong. Jika ada yang kurang silakan untuk berbagi ide anda melalui kolom komentar yang tersedia di bawah. Salam Sukses Mandiri untuk petani organik di Nusantara

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *